Hasil gambar untuk mesin hybrid penjelasan

Pada saat ini bisa diketahui bahwa energi sumber daya alam yang menghasilkan minyak mentah yang kemudian diolah kembali untuk dijadikan sebagai bahan bakar minyak (bensin dan solar) sudah semakin menipis persediaannya didunia dan membuat para pengembang atau pabrikan kendaraan bermotor berlomba-lomba untuk membuat kendaraan yang ramah lingkungan dengan menciptakan inovasi baru yang mengganti penggunaan mensin bensin dan diesel yang konvensional dengan mesin gabungan antara bensin atau diesel dengan motor listrik. Mesin ini bisa disebut juga dengan mesin hybrid (Hybrid Machine).

Hybrid atau hibrida adalah jenis mesin baru yang sedang populer di kalangan pecinta lingkungan dan kalangan atas yang ingin berhemat bahan bakar. Mengapa disebut kalangan atas, karena teknologi hybrid masih sangat mahal.

                Pengembangan mobil hybrid berskala global masih dilakukan oleh sejumlah produsen-produsen mobil dunia untuk mengejar program save the earth akibat semakin tingginya angka polusi yang dihasilkan oleh kendaraan bermotor dan menipisnya jumlah persediaan minyak dunia yang diperkirakan akan habis jika penggunaannya tidak dikontrol. Maka beberapa produsen mobil ternama dunia seperti Toyota, Honda, General Motors dan Ford melakukan riset untuk pengembangan mobil bermesin hybrid yang diklaim akan lebih hemat dalam penggunaan bahan bakar minyak karena adanya penggunaan motor listrik di jantung pacunya.

Apabila dirunut, sebenarnya teknologi hybrid bukanlah teknologi yang baru. Bahkan, hybrid sudah ada sebelum ada mobil. Pada abad ke-19, karena sebagian besar kendaraan menggunakan kombinasi sumber energi untuk tenaga.

Awalnya mobil bermesin hybrid pertama kali dikembangkan oleh Dr. Ferdinand Porsche pada tahun 1898 pada saat dia berumur 23 tahun yang bernama The Lohner Electric Car. Mobil ini merupakan 100% mobil listrik dan pertama kali penggunaan sistem front-wheel drive. Terobosan dalam mobil ini menggunakan mesin pembakaran internal untuk churn generator yang motor listrik bertenaga terletak di hub roda.

Sebagai contoh, kebanyakan mobil memiliki baterai sebagai sumber daya untuk aksesoris mobil, seperti lampu depan. Pada akhir 1990-an, mobil hybrid dengan kekuatan lebih, mulai dianggap sebagai alternatif yang layak dan populer untuk kendaraan bensin.

Mobil hibrida dianggap oleh banyak orang menjadi alternatif yang sangat baik untuk kendaraan konvensional karena dapat menghemat bensin. Banyak mobil hybrid memiliki efisiensi bensin dua kali lipat dari model mobil bensin konvensional, yang memberikan penghematan biaya yang signifikan bagi pengguna.

Selain itu, mobil hibrida cenderung tidak terlalu memberikan polusi selama penggunaan, karena mereka membakar lebih sedikit bahan bakar dan karena perusahaan yang membangun mereka cenderung sadar pencemaran lingkungan dan membuat upaya untuk membangun kendaraan bersih.

Banyak negara yang memberikan pemilik mobil hibrida berupa insentif khusus, seperti keringanan pajak dan izin untuk menggunakan jalur carpool di jalan raya.

Dengan kombinasi mesin bensin dan mesin listrik, saat ini teknologi hibrida sangat maju. Sistemnya pun semakin bervariasi. Kebanyakan memakai energi yang terbuang, seperti tenaga yang di regenerasi dari pengereman.

Energi dari pengereman tersebut dirubah menjadi tenaga untuk menambah daya jelajah mesin listrik. Mesin listrik tersebut juga ikut terisi tenaganya pada saat memakai mesin bensinnya.